Posts

Showing posts from October, 2015

Ulasan Wayang

WAYANG KAMPUNG SEBELAH “Mawas Diri Menakar Berani” Sebuah Tontonan Yang Memberikan Tuntunan Kamis, 20 Oktober 2015 tepatnya dari mulai dekan, dosen dan seluruh mahasiswa FPBS sampai rektor dan juga ketua yayasan PGRI, semuanya bersama – sama kumpul nonton bareng di balairung Universitas PGRI Semarang, untuk menyaksikan pentas pewayangan oleh wayang kampung sebelah dengan judul “mawas diri menakar berani” yang didalangi ki jliteng suparman. Adanya kegiatan nonton bareng wayang itu sebagai wujud apresiasi dan merupakan bagian dari parade bulan bahasa yang dimaksudkan untuk memperingati bulan bahasa yang jatuh   pada bulan oktober ini. Mawas diri, itulah kata – kata bagian dari judul yang seharusnya menjadikan motivasi untuk diri kita supaya selalu berusaha untuk menjadi yang lebih baik lagi dan selalu mengoreksi apa yang salah pada diri kita agar tidak timbul kesalahan yang sama. Acara belum dimulai, raut wajah para penonton terlihat sudah tak sabar ingin meny...

Cerita Film Soekarno

Image
SOEKARNO Soekarno adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 11 Desember 2013 dengan disutradarai oleh hanung bramantyo. Film ini dibintangi oleh beberapa aktor dan aktris ternama Indonesia seperti Ario Bayu , Maudy Koesnaedi dan yang lainnya yang tidak kalah ternamanya. Cerita dimulai pada tahun 1934 yang menggambarkan betapa kisruhnya negara ini dibawah pimpinan belanda. Kemudian cerita kembali kemasa lalu soekarno, disaat ia masih bernama koesno, namun karena ia sering sakit – sakitan sampai bapaknya rela tidur dibawah ranjangnya berharap agar penyakitnya bisa berpindah tapi kenyataannya tidak dan dianggap nama itu tidak cocok lagi sehingga pada akhirnya mengadakan upacara untuk mengganti nama koesno menjadi soekarno, nama soekarno terinspirasi dari nama tokoh kurawa yang sesungguhnya berhati mulia yaitu adipati karna. Terlihat pada saat itu soekarno menjalin cinta monyet pada seorang gadis belanda, namun karena perbedaan derajat, cinta mereka tida...

OPINI

Menyikapi Pentingnya Peneladanan Dharma Perguruan Tinggi Menanggapi tulisan yang berjudul Peneladanan Dharma Perguruan Tinggi, mungkin memang benar apa yang telah disampaikan oleh penulis sekaligus dosen UPGRIS, Setia Naka Andrian, S.Pd., M.Pd. Bahwasanya memang seorang dosen itu jangan hanya sebatas mengajar untuk sekedar menunaikan tugas sebagai pengajar tetapi juga harus melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Karena pada dasarnya Tri Dharma Perguruan Tinggi itu perlu demi mewujudkan kualitas dosen yang mampu dijadikan contoh. Contoh yang bukan hanya bagi mahasiswa namun bagi masyarakat juga. Mengingat peran perguruan tinggi yang sangat penting bagi terbentuknya sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, unggul, berbudi luhur dan melek iptek, maka dosen harus mampu memberikan peneladanan, karena memang dharma peneladanan itu menjadi keutamaan dari dharma – dharma lainnya. Jadi peneladanan itu memang harus dan wajib diterapkan dalam setiap aspek kegiatan sebagai pro...

Ulasan Teater Mengancam Kenangan

ULASAN TEATER “MENGANCAM KENANGAN” Mengancam Kenangan sebuah naskah yang ditulis oleh iruka danishwara, yang dituangkan dalam bentuk nyata melaui pementasan teater oleh teater tikar semarang, yang disutradarai ibrahim. Kamis, 8 oktober 2015 di Gedung Pusat lantai 7 Universitas PGRI Semarang, tepatnya pementasan teater itu berlangsung. Judul Mengancam Kenangan yang diusung oleh Ibrahim yang terdiri dari sembilan bab itu diperankan oleh lima orang dari perwakilan berbagai universitas di semarang yang salah satunya termasuk penulisnya sendiri. Pementasan teater dengan judul mengancam kenangan ini mengajak penontok untuk mengingatkan bahwa yang memiliki kenangan bukan hanya manusia, tapi seluruh makhluk bahkan benda atau apa dan siapapun berhak memiliki kenangan. Sehingga pemaknaan detail kepada tokoh (yang bukan hanya manusia) juga diterapkan dalam pementasan ini dan seluruh elemen pertunjukan yang ditampilkan merupakan representasi kenangan. Pementasan dimulai,...