Ulasan Wayang
WAYANG KAMPUNG SEBELAH “Mawas Diri Menakar Berani” Sebuah Tontonan Yang Memberikan Tuntunan Kamis, 20 Oktober 2015 tepatnya dari mulai dekan, dosen dan seluruh mahasiswa FPBS sampai rektor dan juga ketua yayasan PGRI, semuanya bersama – sama kumpul nonton bareng di balairung Universitas PGRI Semarang, untuk menyaksikan pentas pewayangan oleh wayang kampung sebelah dengan judul “mawas diri menakar berani” yang didalangi ki jliteng suparman. Adanya kegiatan nonton bareng wayang itu sebagai wujud apresiasi dan merupakan bagian dari parade bulan bahasa yang dimaksudkan untuk memperingati bulan bahasa yang jatuh pada bulan oktober ini. Mawas diri, itulah kata – kata bagian dari judul yang seharusnya menjadikan motivasi untuk diri kita supaya selalu berusaha untuk menjadi yang lebih baik lagi dan selalu mengoreksi apa yang salah pada diri kita agar tidak timbul kesalahan yang sama. Acara belum dimulai, raut wajah para penonton terlihat sudah tak sabar ingin meny...