Cerita Film Soekarno



SOEKARNO


Soekarno adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 11 Desember 2013 dengan disutradarai oleh hanung bramantyo. Film ini dibintangi oleh beberapa aktor dan aktris ternama Indonesia seperti Ario Bayu, Maudy Koesnaedi dan yang lainnya yang tidak kalah ternamanya.


Cerita dimulai pada tahun 1934 yang menggambarkan betapa kisruhnya negara ini dibawah pimpinan belanda.

Kemudian cerita kembali kemasa lalu soekarno, disaat ia masih bernama koesno, namun karena ia sering sakit – sakitan sampai bapaknya rela tidur dibawah ranjangnya berharap agar penyakitnya bisa berpindah tapi kenyataannya tidak dan dianggap nama itu tidak cocok lagi sehingga pada akhirnya mengadakan upacara untuk mengganti nama koesno menjadi soekarno, nama soekarno terinspirasi dari nama tokoh kurawa yang sesungguhnya berhati mulia yaitu adipati karna.

Terlihat pada saat itu soekarno menjalin cinta monyet pada seorang gadis belanda, namun karena perbedaan derajat, cinta mereka tidak direstui oleh ayah dari gadis belnada tersebut.

Kegiatan rapat – rapatpun sering ia ikuti sampai menjadikan dirinya makin tertarik pada ide kebangsaan. Hingga pada saat itu ia mulai belajar berpidato sendiri dikamarnya. Sampai pada saat beranjak dewasa, ia mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) sebagai basis ornganisasi bersama rekannya dan tiba akhirnya Soekarno berhasil mengguncang podium, berteriak: Kita Harus Merdeka Sekarang!!! Akibatnya, ia bersama rekannya harus dipenjara di Bandung karena dituduh menghasut dan memberontak. Dan didalam penjara dia menyusun berbagai strategi. Gugatan empat tahun penjara tetap dijatuhkan namun dua tahun kemudian dia dibebaskan.

Namun soekarno ditangkap lagi dan diasingkan ke Edge kemudian Bengkulu. Kemudian dia memilih menjadi guru relawan di sekolah muhammadiyah. Dan disitulah dia merasa jatuh hati pada salah satu murid gadisnya yang bernama fatmawati, padahal pada saat itu dia masih berstatus sebagai suami dari inggit garnasih.

Disaat soekarno masih merasakan kegalauan akan masalah rumah tangganya dan terutama karena istrinya belum mampu memberikan anak, tiba – tiba mendapat kabar bahwa perang dunia II telah masuk ke Asia dengan ditambah kehadiran Jepang yang ikut dalam kancah peperangan. Perang itu sering disebut dengan istilah “Perang Asia Timur Raya”. Kekuatan Jepang dengan cepat melumpuhkan satu demi satu Negara di Asia khususnya Asia Timur dan Tenggara hingga pada saat itu Indonesia yang masih dibawah kekuasaan Belanda ikut terjatuh.

Tiba pada saatnya jepang mendarat di Indonesia, menyerang penduduk Indonesia namun terutama warga Belanda dan Tionghoa, sampai terjadi peperangan yang sangat hebat, semuanya porak poranda, kacau balau, hancur dan tidak sedikit rakyat yang meninggal dunia.
Namun berbeda dengan belanda, jepang lebih bersikap baik terhadap soekarno. Dengan maksut agar soekarno memberikan bantuan padanya agar bisa merebut hati rakyat untuk mendukung tiga programnya. Soekarno juga diperbolehkan membentuk Pembela Tanah Air (PETA) dan Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA), juga diijinkan untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mengibarkan bendera merah putih diseluruh tanah jawa. Tapi keadaan tersebut malah digunakan oleh jepang untuk mencari tenaga kerja paksa (Romusha). Rakyat Indonesia dipaksa bekerja oleh jepang dengan tidak adanya waktu untuk istirahat, jika tidak menuruti akan disiksa dengan kejamnya dan terus menerus bahkan sampai ada yang meninggal dunia. Keadaan itulah yang semakin membuat soekarno gelisah.

Ditengah situasi genting , soekarno mengalami masalah rumah tangga. Ia ingin menikahi fatmawati namun tidak ingin menceraikan inggit. Namun inggit tidak mau dimadu tapi fatmawati juga sudah dilamar orang. Akhirnya inggit mengalah dan meminta diceraikan.
Soekarnopun menikahi fatmawati dan tak lama kemudian istrinya hamil. Dan sampai pada saat waktu yang menegangkan, istrinya berusaha keras melahirkan anak pertamanya, hingga raut wajah kegembiraan diwajah soekarnopun mulai terpancar dengan terdengarnya suara tangisan bayi yang dengan selamat lahir kedunia ini kemudian diberi nama Guntur soekarno putra.

Jepang menyerah kalah kerena serangan bom amerika di Nagasaki dan Hiroshima. Siaran radio dari luar negeripun berhasil didengar terutama oleh sjahrir. Kemudian sjahrir membujuk soekarno dan menyuruh untuk mengabaikan janji kemerdekaan dari jepang pada tanggal 22 agustus 1945.

Sesaat setelah Soekarno, Hatta dan Sjahrir sedang mempertimbangkan beberapa hal. Tak lama kemudian sekelompok pemuda menculik Soekarno, Hatta dan Fatmawati ke rengasdengklok pada tanggal 15 Agustus 1945. Sjahrirpun terkejut dan marah mengetahuinya, karena ia tak mungkin menggantikan Soekarno, iapun mendesak para pemuda untuk mngembalikan mereka ke Jakarta.

Sesampai dijakarta, akhirnya Laksamana Tadhasi Maeda memberikan rumahnya sebagai tempat merumuskan naskah proklamasi. Akhirnya, diputuskan tiga orang untuk menyusun naskah proklamasi yaitu soekarno, hatta dan ahmad soebardjo. Ketika naskah itu selesai ditulis tangan, Sayuti Melik ditugaskan untuk mengetiknya. Suasana tegang terasa karena takut kalau jepang akan ikut campur, namun telah dijamin oleh Maeda, bahwasanya semuanya akan lancar dan baik – baik saja. Keesokan harinya, soekarno yang kelelahan menjadi demam dan kemudian diperiksa oleh dokter. Tapi saat Bodancho PETA Latif Hendraningrat melapor semuanya siap, soekarno menolak membacakan proklamasi jika tanpa hatta. Setelah hatta hadir, acarapun dimulai dengan sambutan singkat dari Soekarno dan dilanjutkan dengan pembacaan naskah teks proklamasi kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera sang saka merah putih yang sebelumnya telah dijahit fatmawati dan diirngi dengan menyanyikan lagu Indonesia raya.

17 Agustus 1945 tepatnya, menjadi saksi bisu atas kemerdekaan bangsa ini. Semarak kemerdekaan di Indonesiapun disambut dengan hangat oleh rakyat. Nama Soekarno selamanyapun akan dikenang dan tidak akan pernah terlupakan karena telah mampu membawa bangsa Indonesia ini sampai pada titik kemerdekaannya dan mampu mensejajarkan dengan bangsa lainnya.




Comments

Popular posts from this blog

cerita singkat

opini