cerita singkat



PROSES PENCIPTAAN SEBUAH KARYA MUSIKALISASI PUISI

Dalam setiap usaha maksimal pasti akan menghasilkan sebuah karya cipta yang baik, akan tetapi tentu usaha itu harus disertai do’a. Namun sebuah karya itu bagus atau tidak, kembali lagi kepada sang penikmat, mungkin menurut kita sebagai sang pemeran sudah menampilkan secara maksimal dan bagus tapi selera dari setiap sang penikmat itu berbeda, jadi kelapangan dada dan kesabaranlah yang harus diterapkan dalam diri ini agar tidak mudah tergoyah oleh berbagai macam kritikan.

Tidak mudah bagi saya sebagai sang pemula yang terasa baru kemarin dikenalkan dengan dunia sastra, ketika mendapat tugas membacakan puisi mungkin itu menjadi langkah awal sebagai percobaan untuk lebih mendalami sebuah karya cipta, puisi itu sebuah ekspresi jiwa dari sang penciptanya jadi saya harus berusaha memaknai apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh sang pencipta, sehingga pada saat pembacaan puisi sudah tau ekpresi apa yang akan digunakan sedih, senang, semangat pahlawan, haru maupun yang lainnya. 

Begitupun dalam membuat tugas musikalisasi puisi, lebih susah ketimbang hanya disuruh membacakan puisi tentunya. Pada awalanya saya dan teman sekelompok mencari dan terus mencari puisi apa yang sekiranya sesuai dan pantas untuk bisa dilagukan, beberapa waktu kemudian setelah menemukan puisi yang cocok barulah menyesuaikan nada yang pantas dengan setiap kata-kata yang ada dalam puisinya, berulang dan terus berulang mencoba menyanyikannya, mencari nada yang pas tapi agaknya masih kesulitan, ya mungkin karena kami masih sebagai pemula dan belum berpengalaman seperti seorang penyair. Tapi tidak menyerah begitu saja, setelah melalui waktu yang cukup lama, akhirnya nada yang sesuai sudah bisa dinimati, cukup puas sebenarnya sudah sampai proses ini, tapi ternyata masih banyak tantangan yang belum dihadapi. Dan sampai proses itu belum cukup terasa kesulitan, tetapi menuju proses selanjutnya yaitu menyatukan lagu dengan musik itulah yang menjadi tantangan berikutnya. Disini kami menggunakan alat musik seadanya dan hanya satu yang digunakan yaitu gitar, dari alat musik itupun sebenarnya sudah mampu mengasilkan bunyi nada yang indah. Kembali lagi pada proses penyatuan lagu dengan musik, ya gampang-gampang susah, gampang bagi yang tidak memainkan gitarnya, tapi cukup menyulitkan bagi sang pemain, karena nada yang kami temukan ternyata sulit untuk disatukan dengan kunci gitarnya. Belum ada kata menyerah pun, karena kami menginginkan hasil terbaik. Berulang dan terus berulang kami menyanyikan lagu dan sang pemain gitar terus berusaha mencari kunci yang pas yang nantinya akan menghasilkan bunyi nada yang indah, dan pada akhirnya bisa juga menyatukan syair lagu dengan gitarnya. Kemudian lanjut proses perekaman, bersama-sama kami menyanyikan puisinya dan diselingi juga dengan pembacaan puisi untuk lebih memperindah.

Cukup puas karena sudah sampai pada proses akhir, tapi kami berpikir musikalisasi ini tidak akan dikumpulkan dalam bentuk audio melinkan video. Jadi, kami berusaha untuk memikirkan dimana tempat yang akan digunakan untuk pengambilan gambar atau syuting dan juga memikirkan konsep yang sesuai dengan isi dari puisinya. Sebenarnya masih terasa canggung dalam memerankan berbagai adegan tapi tidak terlalu dibikin pusing karena itu hanya peran biasa bukan syuting ftv beneran. Namun, tentunya juga berusaha sebisa mungkin supaya hasil syutingnya layak untuk dinikmati. Lanjut proses paling akhir yaitu editing video. Dan sampai pada akhirnya video musikalisasi puisi sudah bisa dinikmati oleh khalayak umum.

Panjang juga ternyata prosesnya sampai menjadi sebuah karya cipta, tapi bangga dalam diri ini sudah ikut berpartisipasi dalam pembuatan sebuah karya cipta. Jadi, semakin menambah wawasan dan pengalaman bagi diri saya pribadi yang masih minim ilmu dan pengalaman. Semua orang pasti berlomba untuk menjadikan dirinya menjadi yang lebih baik dari sebelumnya, begitupun saya ingin menjadi lebih baik dalam berbagai bidang baik pendidikan maupun agama agar mampu memberikan manfaat bagi orang lain karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Comments

Popular posts from this blog

Cerita Film Soekarno

opini