Tradisi
Syawalan
Pada tahun 2017 ini, hari raya idul fitri jatuh pada tanggal 25 juni. Sepekan setelah lebaran tradisi syawalan biasa dilakukan. Tradisi ini masih ada sampai sekarang dan terus dilaksanakan setiap tahun di kabupaten kendal yang bertempat di Kaliwungu. Masyarakat Kaliwungu merupakan satu contoh kecil, masyarakat yang kental dengan nuansa kehidupan keagamaannya. Kaliwungu di kenal dengan nama kota santrinya.
Tradisi ini tak hanya dilakukan oleh masyarakat yang ada di Kaliwungu saja. Akan tetapi, masyarakat didaerah lain sekitar kaliwungu juga ikut berbondong-bondong datang melaksanakan syawalan. Tradisi ini sudah ada sejak dahulu yang dilaksanakan secara turun temurun.
Kegiatan tradisi syawalan
Acara utama dari tradisi syawalan yakni berupa ziarah kubur ke makam tokoh-tokoh penyebar agama islam di daerah itu. Tokoh agama tersebut seperti Sunan Katong dan Kyai Guru (Kyai Asy'ari). Sunan Katong merupakan tokoh utama penyebar agama islam di Kendal termasuk di dalamnya Kaliwungu dan kota-kota disekitarnya. Penyebar agama islam yang lain di kota ini diantaranya adalah Wali Joko, Wali Hadi dan Wali Gembyang. Ketiga wali ini pada akhir hayatnya tewas di tangan Paku Wojo. Paku wojo merupakan tokoh yang menentang penyebaran ajaran agama islam didaerah itu.
Untuk mengenang jasa para tokoh tersebut salah satunya seperti pada acara tradisi syawalan. Kegiatan Syawalan ini merupakan satu kegiatan yang luar biasa meriah, besar dan antusias masyarakat sangat tinggi sekali. Disana tidak hanya dipadati oleh peziarah saja tetapi banyak para pedagang makanan, minuman, aksesoris, pakian dan bermacam-macam lainnya yang juga turut meramaikan. Karena padatnya para peziarah yang nampak seperti lautan manusia banyak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Para pencopet merajalela, timbulnya pelecehan terhadap perempuan, mereka memanfaatkan kesempatan untuk kepuasan diri ditengah-tengah desaknya para peziarah.
Tradisi yang semula bertujuan baik, menjadi disalahartikan dengan adanya oknum-oknum nakal itu. Tinggal bagaimana setiap orang melindungi diri sendiri supaya tak menjadi korban dari mereka. Semoga niat baik yang telah dibawa dari rumah tidak hilang begitu saja hanya kerena kesempatan yang ada
Comments
Post a Comment